Posted by: syaunarahman | January 4, 2011

Stndar Kompetensi : Memahami Ayat-ayat Al Qur’an tentang Perintah Menjaga Lingkungan Hidup. (Modul PAI Kelas XI Semester 4) Kelas : PM1 & 2, MM, dan TP 4

Menjaga Kelestarian Lingkungan

clip_image001

Allah swt mengangkat manusia sebagai khalifah di bumi yang diberi tugas untuk memelihara dan melestarikan alam ini, sehingga akan tercapai kemakmuran dan kebahagiaan bagi umat manusia itu sendiri. Manusia dilarang merusak alam dan lingkungannya karena akan berakibat merugikan bagi umat manusia serta alam dan lingkungannya.

Ajaran agama hendaknya dilaksanakan dan diamalkan dengan sebaik-baiknya. Jika ajaran agama diamalkan oleh setiap pribadi muslim, tidak akan terjadi kerusakan alam dimana-mana yang dapat merusak ekosistem sebagaimana dapat kita lihat dan kita rasakan pada akhir-akhir ini. Terjadinya bencana alam dimana-mana, panas bumi yang meningkat, musim yang tidak beraturan, dan masih banyak peristiwa lain yang menimpa dan merugikan penghuni bumi ini.

A. AL-QUR’AN SURAH AR-RUM AYAT 41-42

1. Membaca

Bacalah Q.S. Ar-Rum ayat 41-42 berikut dengan bacaan yang benar!

image

Artinya : “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar). Katakanlah (Muhammad), “Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (Q.S. Ar Rum (30) : 41-42

2. Tulislah lafal terjemahan kata dari :

                        : telah nampak, telah timbul                             : ulah tangan, manusia

                        : kerusakan                                                        : agar mereka merasakan

                        : di darat                                                            : sebagian yang

                        : dan di laut                                                       : perbuatan mereka

                        : dengan sebab apa                                            : agar, supaya mereka

                        : yang telah dilakukan                                        : kembali

                        : berjalanlah kamu sekalian                                : yang telah lalu

                        : perhatikanlah oleh kalian                                  : kebanyakan mereka

                        : akibat, kesudahan

3. Penerapan ilmu tajwid Q.S. Ar-Rum ayat 41-42

No

Lafal

Keterangan

1.

 

2.

 

3.

 

4.

 

5.

 

6.

               image

              image

       image

        image

         image

            image

dinamakan bacaan izhar qamariyah (“Al” qamariyah) sebab alif lam ( ال ) berhadapan dengan huruf qamariyah, yaitu fa’ (ف )

dibaca mad asli atau mad tabi’i sebab ada huruf alif (ا ) terletak sesudah fathah

dibaca idgam syamsiyah (“AL” syamsiyah) sebab huruf alif lam ( ال ) berhadapan dengan salah satu huruf syamsiyah, yaitu huruf nun ( ن )

mad tabi’i disebabkan ada huruf ya’ mati ( ﻱْ ) terletak sesudah harakat kasrah. Panjang bacaan 2 huruf

hukum bacaannya ialah mad ‘arid lis sukun, sebab ada satu huruf terletak sesudah mad tabi’i dan dibaca waqaf (berhenti). Panjang bacaan 2 harakat

dibaca ikhfa’ haqiqi, sebab ada nun sukun ( ﻥْ ) bertemu dengan salah satu huruf ikhfa’ yaitu qaf ( ق ). Cara membacanya samar-samar

4. Kandungan Al-Qur’an Surah Ar-Rum ayat 41-42

Kerusakan di bumi ini terjadi hanyalah karena tangan-tangan jahil manusia, sehingga terjadi banyak musibah dan bencana dimana-mana. Misalnya: banjir, angin tornado, gempa bumi, tsunami dan sebagainya, yang banyak menelan korban. Oleh karena kebanyakan manusia tidak mengindahkan ayat-ayat Allah swt.

Kerusakan yang terjadi dapat dikelompokkan menjadi lima bidang, yaitu:

a. Kerusakan dalam bidang akidah atau keimanan. (Q.S. Al-Baqarah : 8 dan Q.S. Al-Hujurat : 14-15.

b. Kerusakan di bidang mental dan kecerdasan manusia (intelektual) (Q.S. Al-Hajj : 8-10).

Manusia yang terganggu mentalnya dengan ciri-ciri :

· Berbuat zalim dan bodoh (Q.S. An Naml : 14)

· Tidak mendengar petunjuk ( Q.S. Al Qashash : 56)

· Tindakannya ragu-ragu (Q.S. 11)

· Tidak kritis, selalu pasrah dan selalu menerima (Q.S. Al Maidah : 104)

· Terpengaruh dengan ilmu atau budaya lain yang merusak (Q.S. Al An’aam : 116)

Sedangkan anusia yang terganggu intelektualnya dengan ciri-ciri :

· Suka kepada dongeng atau hal-hal yang berbau mistik (Q.S. Al An’aam : 25)

· Tidak pernah mengkaji Al Qur’an (Q.S. Yunus : 39)

· Tidak menerima Al Qur’an sebagai pedoman (Q.S. Al Maidah : 48-50)

· Mudah terpengaruh lingkungan (Q.S. Al Furqaan : 27 dan 30)

· Tidak mau melihat fakta (Q.S. Yunus : 29)

c. Kerusakan di bidang pembinaan dalam kehidupan keluarga.(Q.S. An-Nur : 58-60).

d. Kerusakan harkat dan martabat manusia.( Q.S. Al-Baqarah : 195)

e. Kerusakan dalam bidang material dan sumber daya alam.( Q.S. Al-Qashash : 77).

Beberapa contoh lain mengenai penyalahgunaan sumber-sumber alam dapat disebutkan sebagai berikut ;

a. Perusakan tanah pertanian dan lautan

b. Pencemaran udara dan sumber-sumber air

c. Pengurasan hasil-hasil tambang

d. Penggundulan dan pembakaran hutan-hutan

e. Tidak adanya perlindungan terhadap binatang-binatang

f. Pembangunan kota dan pemukiman tidak pada tempatnya.

Di antara isi pokok kandungan yang lain dari pemahaman ayat tersebut :

a. Manusia diciptakan Allah sebagai khalifah di muka bumi memiliki kewajiban mengelola, memelihara dan memanfaatkan alam yang telah Allah ciptakan untuk kepentingan dan kesejahteraan seluruh makhluk Allah.

b. Ketidak pedulian terhadap sumber daya alam mengakibatkan kerusakan lingkungan yang memperihatinkan manusia itu sendiri

c. Kerusakan alam baik di darat maupun di laut adalah akibat ulah tangan manusia itu sendiri

d. Islam melalui pemahaman ayat Al Qur’an pengerusakan lingkungan, karena untuk menjamin kesejahteraan hidup manusia membutuhkan keserasian ekosistem

5. Sikap dan perilaku yang mencerminkan Q.S. Ar-Rum ayat 41-42

a. Cinta lingkungan alam sekitar

b. Selalu menjaga dan memelihara kelestraian alam

c. Tidak merusak habitat alam

d. Tidak melakukan pencemaran lingkungan hidup

e. Cinta kebersihan lingkungan

f. Bumi serta isinya merupakan ciptaan Allah yang diperuntukkan bagi kesejahteraan manusia tugas manusia adalah menjaga alam semesta agar tetap dalam keadaan baik dan lestari.

g. Sumber alam yang ada merupakan anugrah yang datangnya dari Allah swt, ada yang tidak dapat diperbaharui, seperti barang tambang, dan ada pula yang dapat diperbaharui. Bila manusia tidak memiliki kepedulian pada sumber alam tersebut, semuanya akan punah seperti banyak fakta yang sudah diungkapkan para ilmuwan.

h. Pengalaman merupakan guru yang terbaik. Allah swt telah memberi peringatan dengan beragam kisah manusia yang sudah berbuat ker usakan dan dampaknya dapat dibuktikan.

i. Peduli dan menjaga kelestarian lingkungan mulai yang terkecil (rumah tangga, sekolah) sampai yang lebih luas (RT, RW, kampong, desa, dan seterusnya).

j. Senantiasa memelihara tatanan non fisik, misalnya ajaran agama, norma dan adat istiadat setempat sehingga tercapai kebahagiaan hakiki (jasmani dan rohani).

B. AL-QUR’AN SURAH AL-ARAF’ AYAT 56-58

1. Membaca

Bacalah Q.S. Al-A’raf ayat 56-58 berikut dengan bacaan yang benar!

image

Artinya : “Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan. Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa kabar gembira, mendahului kedatangan rahmat-Nya (hujan), sehingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerh yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu. Kemudian Kami tumbuhkan dengan hujan itu berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya subur dengan izin Tuhan; dan tanah yang buruk, tanaman-tanamannya yang tumbuh merana. Demikianlah kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda (kebesaran Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.” (Q.S. Al-A’raf (7) : 56-58)

2. Tulislah lafal terjemahan kata dari :

                          : dan janganlah                                       : mendung, tebal, berat

                                    : kamu berbuat kerusakan                      : Kami halau dia

                                    : memperbaikinya                                   : untuk berbagai daerah/tanah/negara

                                    : dan berdoalah kepada-Nya                    : mati, tandus

                                    : perasaan takut                                      : kami keluarkan dengai air hujan

                                    : penuh pengharapan                              : buah-buahan

                                    : dekat                                                    : kamu mengambil pelajaran

                                    : orang-orang yang berbuat baik            : yang baik

                                    : mengutus, mengirim, meniupkan                           : tanaman-tanamannya

                                    : angin                                                                      : tidak baik, buruk

                                   : pembawa berita yang menggembirakan                   : kerdil/merana

                                   : sebelum kedatatangan, di hadapan                         : Kami jelasakan

                                   : membawa                                                                : bersyukur

                                   : awan

3. Penerapan ilmu tajwid dalam Surah Al-A’raf ayat 56-58, isilah lafalnya.

No

Lafal

Nama Bacaan

Cara Membaca

Sebab/Karena

1.

2.

3.

4.

5.

6.

 

Mad tabi’i

Qalqalah sugra

Idgam bigunah

Idgam bigunah

Iqlab

Mad ‘arid lis sukun

Panjang 2 harakat

Memantul ringan

Masuk/melebur dengan mendengung

Masuk/melebur dengan mendengung

Membaca membalik atau mengubah bunyi dari n ke m = “ranba” menjadi ramba

Membaca panjang 2- 6 harakat dan berhenti/wakaf

Ada wawu sukun ( )

Ada huruf qalqalah berharakat sukun asli ( )

Ada tanwin ( ) bertemu dengan huruf idgam bigunah yaitu wawu ( )

Ada tanwin ( ) bertemu huruf idgam bigunah yaitu mim ( )

Ada tanwin ( ) bertemu huruf iqlab yaitu ba’ ( )

Ada satu huruf sesudah mad tabi’i dan dibaca waqaf

4. Kandungan Q.S. Al-A’raf ayat 56-58

a. Allah swt menjelaskan bahwa Dialah Sang Pencipta langit dan bumi beserta segala isinya, sekaligus pula yang memelihara dan mengaturnya.

b. Allah-lah yang memberikan rezeki kepada semua makhluk-Nya di bumi ini. Dialah pemberi kehidupan dan yang menghidupkan kembali di akhirat kelak. (Q.S. Muhammad :15-16).

c. Allah menciptakan bumi ini dalam keadaan baik dan sempurna. Adapun kerusakan-kerusakan yang terjadi yang berakibat petaka, musibah, serta bencana alam dan sebagainya hanyalah karena ulah tangan manusia itu sendiri.

d. Allah swt menerangkan bahwa Dia yang mengirimkan angin kesegala penjuru, memberi kabar gembira akan datangnya musin penghujan dengan turunnya hujan, tumbuh-tumbuhan yang telah layu, kering, tandus bahkan hamper mati, akan kembali subur kemudian akan menghasilkan bemacam-macam buah-buhan yang sangat berguna bagi manusia.

Diriwayatkan oleh Ahmad, Bukhari dan Muslim, dan Nasai dari Abu Musa Al Asy’ary. Dia berkata: Rasulullah SAW bersabda : Perumpamaan ilmu dan petunjuk yang akan aku diutus untuk menyampaikannya adalah seperti hujan lebat yang menimpa bumi. Maka ada di antara tanah itu yang bersih (subur) dan dapat menerima hujan itu, lalu menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan rumput yang banyak. Tetapi, ada pula di antaranya tanah yang lekang (keras) yang tidak meresapi air hujan itu dan tidak menumbuhkan sesuatu apa pun. Tanah itu dapat menahan air (mengumpulkannya) sehingga manusia dapat mengambil manfaat dari air itu, maka dapat minum, mengairi, bercocok tanam. Tanah-tanah yang beraneka ragam itu adalah perumpamaan bagi orang yang dapat memahami agama Allah. Lalu ia mendapat manfaat dari petunjuk-petunjuk itu dan mengajarkannya kepada manusia, dan perumpamaan pula bagi orang-orang yang tidak memedulikannya dan tidak mau menerima petunjuk itu. Nabi Muhammad SAW memberikan predikat (julukan) Al Hadi (orang yang memberi manfaat untuk dirinya, orang yang dapat memahami agama Allah untuk dirinya dan mengamalkannya) dan Al Muhtadi (orang yang dapat manfaat untuk dirinya dengan memahami agama Allah dan memberikan manfaat kepada orang lain), dan memberikan predikat Al Jahid kepada golongan ketiga yang tiada manfaat untuk dirinya dengan tidak mau memahami agama Allah dan tidak dapat memberikan manfaat untuk orang lain.

Kesimpulan Q.S. Al A’raaf : 56-58 :

1. Larangan berbuat kerusakan di muka bumi karena bumi sudah diciptakan baik untuk manusia

2. Perintah berdo’a kepada Allah dengan rasa takut (tidak diterima) dan penuh harap (agar diterima)

3. Allah SWT telah memberikan rahmat berupa angin yang membawa awan menjadi hujan

4. Dengan air hujan Allah menumbuhkan beraneka ragam tumbuhan

5. Allah Maha Kuasa dalam menciptakan tanah yang subur dan yang tandus

5. Sikap dan perilaku yang mencerminkan Q.S. Al-A’raf ayat 56-58

a. Tidak suka berbuat kerusakan

b. Rajin berdoa kepada Allah

c. Gemar berbuat kebaikan

d. Selalu mengambil pelajaran (i’tibar) dari peristiwa alam

e. Selalu bersyukur kepada Allah

f. Manusia memperoleh kebutuhan hidupnya di bumi. Manusia sebagai khalifah-Nya diharapkan dapat menjaga dengan baik supaya bumi tidak rusak yang merugikan manusia itu sendiri.

g. Peduli terhadap kelestarian alam, berbuat sesuatu disertai rasa tanggung jawab, serta banyak berdoa kepada Allah swt dengan rasa takut (khawatir tidak diterima) dan berharap (agar doanya dikabulkan), sehingga terhindar dari perbuatan yang tidak baik apalagi merugikan pihak lain.

h. Senantiasa berhati-hati dalam kehidupan di bumi, karena sekecil apapun yang dibuat, kelak akan diminta tanggung jawabnya di akhirat.

i. Berupaya meningkatkan pemahaman agama Allah yang benar agar mampu memberi manfaat kepada orang lain seperti contoh tanam-tanam tumbuh subur dan berbuah yang memberi manfaat.

C. AL-QUR’AN SURAH SAD AYAT 27

1. Membaca

Bacalah Q.S. Sad ayat 27 berikut dengan bacaan yang benar!

image

Artinya : ”Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya dengan sia-sia. Itu anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang yang kafir itu karena mereka akan masuk neraka”. (Q.S. Sad (38):27)

2. Tulislah lafal terjemahan kata dari :

                                                : dan tidak

                                                : kami ciptakan

                                                : dan apa-apa daiantara keduanya

                                                : sia-sia, tanpa hikmah

                                               : sangkaan

                                               : bagi orang-orang yang

                                              : dari azab neraka

                                              : pantaskah kami jadikan

                                              : seperti orang-orang yang membuat kerusakan

                                              : seperti orang-orang yang berdosa

3. Penerapan ilmu tajwid dalam Q.S. Sad ayat 27, isilah lafalnya.

No

Lafal

Nama Bacaan

Cara Membaca

Sebab/Karena

1.

2.

3.

4.

5.

 

Mad wajib muttasil

Mad layin

Tanda waqaf aula

Mad layin

Mad ‘arid lis sukun

Panjang 5-6 harakat

Membaca lunak (… ai)

lebih baik waqaf (berhenti)

Membaca lunak (… ai)

panjang 4-6 harakat

Ada hamzah sesudah mad tabi’i

Ada ya’ sukun (mati)

sesudah fathah

-

Ada ya’ sukun (mati) sesudah fathah

Mad tabi’i bertemu satu huruf dibaca waqaf

4. Kandungan Q.S. Sad ayat 27

a. Alam semesta diciptakan oleh Allah swt sangat banyak manfaatnya bagi umat manusia. Sesuai Q.S. Al-Baqarah ayat 164. Seluruh kebutuhan manusia telah disediakan oleh Allah swt dan bagaimana manusia dapat memanfaatkan sebesar-besarnya untuk manusia itu sendiri di muka bumi ini.

b. Manusia diciptakan Allah hanya untuk menyembah dan mengabdi kepada-Nya, melestarikan lingkungan dengan cara menjaga, merawat, tidak merusaknya merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada Allah swt.

c. Orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah swt tidak akan diperlakukan oleh Allah sama dengan orang-orang yang durhaka dan kafir terhadap-Nya.

5. Sikap dan perilaku yang mencerminkan Q.S. Sad ayat 27

a. Dapat mengambil hikmah dari penciptaan alam semesta

b. Selalu beriman kepada Allah

c. Suka beramal soleh

d. Tidak berbuat kerusakan

e. Orang yang beriman akan menjaga lingkungan

f. Seseorang akan bertambah kuat imannya apabila mau berpikir dan merenung tentang keberadaan alam semesta ini serta segala isinya termasuk dirinya. Sesuai Q.S. Ali-Imran ayat 190 dan 191.

g. Orang yang beriman akan memanfaatkan seluruh isi alam ini dengan sebaik-baiknya dan berusaha untuk memelihara, melestarikan, serta menjaga dari kerusakan. Sesuai Q.S. Fatir ayat 27-28.

h. Orang yang beriman kepada Allah swt akan tumbuh kesadaran untuk selalu berbuat baik dan beramal tanpa ada rasa terpaksa. Sesuai Q.S. Fatir ayat 19-22.

D. Penerapan Sikap dan Perilaku

Beberapa perilaku yang dapat diterapkan berkaitan dengan menjaga kelestarian lingkungan hidup, antara lain sebagai berikut :

1. Tidak membuang sampah sembarangan

2. Memilah dan memilih sampah yang dapat didaur ulang dengan yang tidak

3. Menanam pohon agar lingkungan menjadi hijau dan segar

4. Tidak suka membunuh hewan sembarangan karena bisa merusak ekosistem

5. Berhemat dalam memakai peralatan dan bahan baker

6. Tidak membuat polusi terhadap udara

7. Hemat dalam menggunakan listrik dan air bersih

8. Mulai melakukan pola sehat dan dimulai dari diri sendiri

9. Gemar mencari cara yang hemat dan tepat guna serta memberitahukan kepada lingkungan sekitar

10. Sering mencari informasi mengenai cara menjaga lingkungan yang baik, khususnya pada lembaga yang berkompeten

11. Menyadari bahwa melestarikan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua sehingga menjadi rahmat bagi seluruh alam.

TUGAS KEGIATAN BELAJAR 1

Diskusikan bersama teman sekelompok belajarmu, kemudian hasilnya kamu tulis pada selembar kertas!

1. Apakah yang pernah dilakukan jika melihat orang membuang sampah di sungai atau di parit?

2. Apa yang kamu lakukan, jika kamu melihat orang memotong tanaman perindang untuk memberi makan hewan ternak piaraannya?

TES FORMATIF 1

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!

1. Sebutkan nama hukum bacaan sesuai kaidah ilmu tajwid serta berikan alasan apa sebabnya pada lafal yang bergaris bawah dalam ayat berikut!

image

Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………………..

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

2. Apa nama tanda-tanda waqaf berikut!

a.

b.

c.

d.

e.

f.

g.

h.

Jawab: …………………………………………………………………………………………………………………………………..

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………..

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

3. Apakah yang menyebabkan manusia sering membuat kerusakan di bumi maupun di laut ?

4. Tulislah dari ayat-ayat di atas pada hukum bacaan :

     a. Ikhfa Syafawi

     b. Idzhar Syafawi

     c. Qalqalah Shugra

     d. Mad Iwadl

     e. Tafkhim

     f. Iqlab

     g. Mad Jaiz Munfashil

     h. Idgham Bighunnah

     i. Mad Wajib Muttashil

     j. Mad Shilah Qashiroh

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: